April 25, 2009
migrasi Malaysia sudah mencabut pencekalan atas Daisy Fajarina, ibu dari model Manohara Odelia Pinot sejak Selasa (21/4) siang. Pencabutan ini sudah diberitahukan kepada yang bersangkutan melalui kedutaan besar Malaysia di Jakarta.
Seorang pejabat Imigrasi Malaysia kepada media massa Malaysia, Kamis (23/4), mengatakan, pencekalan Daisy hingga tidak diijinkan masuk pada 19 Maret 2009 lalu hanya karena kesalahpahaman antara kedua belah pihak dan masalah ini kini sudah bisa diatasi.
Keluarga Manohara kini telah diijinkan masuk ke Malaysia sejak Selasa siang (21/4).
Sementara itu, Pengelola Istana Diraja Kelantan Abdul Halim Hamad mengatakan tidak menerima perintah dari istana untuk memberikan keterangan kepada pers atas kasus ini.
Menurut para wartawan Malaysia di negara bagian Kelantan, Manohara Odelia Pinot, gadis model Indonesia yang menikah dengan salah seorang putra raja Kelantan membuat acara Temu Mesra dengan Istri-Istri Wakil Rakyat dengan Cik Wan Temenggung, Sabtu, 18 April 2009 di hotel Grand Riverview Hotel.
“Yang dimaksud dengan Cik Wan Temenggung itu adalah Manohara Odelia Pinot. Dia memperkenalkan diri dengan istri-istri wakil rakyat Kelantan. Manohara sendiri hadir bersama dengan suami. Tidak ada tanda-tanda beliau disiksa,” kata seorang wartawan di Kota Bahru, Kelantan yang hadir pada acara itu, Rabu.
Banyak wartawan yang diundang dan hadir pada acara itu dan melihat langsung Manohara dalam keadaan baik-saja. Padahal sebelumnya Manohara dikabarkan menjadi korban kekerasan yang dilakukan suaminya. Bahkan santer, sang suami disebut telah menyilet dada perempuan cantik berdarah Bugis itu.
Kerajaan Kelantan Minta Ibu Mano Tak Politisasi Masalah mano
Ibunda model cantik Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajaria diminta Kerajaan Kelantan Malaysia untuk tidak mempolitisasi masalah Mano dan suaminya Pangeran Kelantan Tengku Tumenggung Muhammad Fakhry. Daisy diminta memperbaiki hubungan dengan putri serta menantunya itu.
“Kita minta pihak ibu Mano baik-baik saja. Minta Ibu Mano untuk kembali berbaikan dengan menantunya. Jangan terlalu dipolitisir. Di bawa-bawa ke negara, seolah-olah masalah nasional. Dan dibesar-besarkan. Kalau kita bicara hukum, dia (Ibu Mano) juga bisa dituntut secara hukum. Tapi kami malah selesaikan secara kekeluargaan,” ujar kerabat Kerajaan Kelantan M Iqbal Ismail Fahmi.
Hal itu disampaikan Iqbal dalam jumpa pers di Izzi Pizza, Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2009) malam.
Iqbal juga membantah bahwa Mano diculik. “Itu tidak benar. Itu wajar, istrinya dibawa balik ke Kelantan, karena Tengku Tumenggung adalah suaminya. Masa ibunya mau tiap ke mana-mana ikut? Ini Islam, nikah itu atas nama Allah. Kalau sudah menikah harus tunduk ke suaminya,” kata Iqbal.
Dia menambahkan ada masalah internal antara Mano dan ibunya, Daisy. Pihaknya akan memisahkan Mano dan ibunya sampai hubungan mereka membaik.
“Setelah masalah Ibu Mano dan Mano sudah membaik. Baru kita undang-undang pertemukan dengan Mano.
Kita tidak tahu masalah apa itu, itu internal mereka. Tadinya kita tidak mau konpers. Tapi ibunya terus menerus bicara di publik. Kita tidak mau hal itu merusak hubungan Mano dengan Pangeran,” jelas dia.
Pembantu Mano, yang sehari-harinya merawat Mano di Kelantan, Malaysia akan didatangkan pula ke Indonesia untuk memberika keterangan bahwa Mano baik-baik saja.
Ngobrolin model cantik Manohara Odelia Pinot? Gabung di sini.
Usai Curhat ke Komnas Perempuan, Ibunda Manohara Pingsan
Tubuh ibunda Manohara Odelia Pinot (Mano), model yang diduga dianiaya suaminya, Pangeran Kelantan Malaysia Tengku Muhammad Fakhry, Daisy Fajarina, tiba-tiba jatuh terkulai saat memberikan keterangan kepada wartawan.
“Terima kasih kepada media atas bantuannya selama ini. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan lancar,” kata Daisy menutup jumpa pers dengan wartawan usai curhat dengan Komnas Perempuan di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Kamis (24/4/2009).
Daisy kerap menangis saat menceritakan nasib pilu putrinya. Daisy yang didampingi putri sulungnya, Dewi, lantas bangun dari tempat duduknya. Daisy tiba-tiba pingsan dan jatuh ke lantai.
Wartawan yang hadir lalu membantu mengangkat tubuh Daisy ke atas meja panjang.
“Minyak…minyak,” kata seseorang yang hadir dalam jumpa pers itu.
Tidak lama kemudian, Daisy yang mengenakan busana muslim itu pun sadar. Daisy kemudian dipapah Dewi dan karyawan Komnas HAM masuk ke sebuah ruangan.






One response to "Malaysia Cabut Pencekalan Ibunda Manohara"
bener bener cantik bro kunjungan balik
http://zoom-movie.blogspot.com/
Leave a comment